Info PPPK 2017, Info THL-TBPP 2017.

Seleksi Ulang Guru jangan Terpaku CAT

Sahabat pembaca Info PPPK, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah Aceh disarankan disarankan tidak hanya terpaku pada tes kemampuan dasar (TKD) melalui Computer Assisted Test (CAT) dalam menyeleksi ulang 8.500 guru kontrak yang selama ini mengajar di 730 unit Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Dosen Universitas Serambi Mekkah, Dr Muslim Daud MPd menyampaikan saran ini saat menjadi narasumber eksternal pada salam Serambi ‘Guru Kontrak, Jangan Dilihat Sebagai Beban’, di Program Cakrawala Radio Serambi FM, Selasa (3/10).

“Bukan dalam artian saya mengatakan CAT itu tidak baik. CAT itu mungkin hanya elemen kecil. Tapi, mungkin setelah CAT, bisa dilakukan penyeleksian berkaitan dengan performa guru, misalnya bagaiman cara seorang guru itu mengajar, mempersiapkan bahan ajar, serta evaluasi dalam pembelajaran,” sebutnya.

Cakrawala menghadirkan narasumber internal Waredpel Serambi Indonesia, Nasir Nurdin dipandu host Vea Artega. Pada kesempatan itu, Dr Muslim mengaku sependapat dengan salam Serambi ‘Guru Kontrak, Jangan Dilihat Sebagai Beban’.

Tetapi menurutnya harus dilihat sebagai peluang mengembalikan kualitas pendidikan Aceh. “Ketika Pemerintah Aceh sudah mengambil alih supervisi pendidikan, khususnya di tingkat SLB, SMA dan SMK, ini menjadi peluang yang cukup baik, sehingga dari sini akan dilihat secara konfrehensif apa yang dibutuhkan dan harus dilakukan Pemerintah Aceh dalam kerangka meningkatan kualitas pendidikan,” sarannya.

Dosen Universitas Serambi Mekkah, Dr Muslim Daud MPd Namun, lanjutnya Pemerintah Aceh tidak sebatas terfokus pada guru kontrak, melainkan hal-hal lain yang dibutuhkan dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh juga harus dipikirkan. Ia menjelaskan kalau guru kontrak diseleksi ulang, siapa yang akan menyeleksi. Lalu bagaimana dengan mereka yang tidak lulus CAT serta kalau pun diseleksi ulang, bukan hanya terpaku pada CAT. Tapi, sebutnya berkaitan dengan konten keilmuan logis dan seterusnya juga penting menjadi pertimbangan. “Penting juga dilihat, misalnya cara mengajar guru, bagaimana dia menguasai kelas serta melakukan evaluasi apa yang diajarkan,” pungkasnya.


Berita ini bersumber dari Serambi Indonesia
Share:

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.