Info PPPK 2019, Info ASN PPPK 2019,

OKU Ajukan Ribuan Formasi CPNS dan P3K

Sahabat pembaca Info PPPK, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) OKU, melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), mengajukan kuota ribuan formasi kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (P3K) ke MemPAN-RB. Pengajuan ini mengingat kebutuhan saat ini.

"Jumlah yang kita ajukan ke MenPAN -RB lebih kurang sekitar 1000 formasi untuk CPNS dan P3K. Untuk P3K banyaknya lebih kurang sekitar 150 formasi, selebihnya formasi yang diajukan untuk pengrekrutan CPNS sesuai kebutuhan OKU," kata Kepala BKPP Kab OKU, Zandi Saleh, melalui Sekretaris BKPP, Kab OKU, B Lubis saat dibincangi Tribun Sumsel di ruang kerjanya, Senin (28/8/2017).

Lubis menceritakan, dari jumlah tersebut, 40 persennya formasi guru, 40 persen formasi tenaga kesehatan dan 20 persen tenaga teknis.

Kapan hal ini akan terealisasi, dan Pemda OKU akan merealisasikan penerimaan CPNS serta P3K, kata B Lubis saat ini mereka masih menunggu.

Sebab sampai saat ini mereka belum menerima jawaban dari MenPAN-RB.

"Kapan waktunya kita belum tahu. Setelah ada jawaban atau surat dari MenPAN -RB, kita baru bisa pastikan kapan akan dilaksanakan," ujarnya.

Mungkinkah di tahun 2017 ini akan dilakukan, penerimaan CPNS dan P3K, di Kab OKU, kata Lubis ia tidak begitu yakin. Sebab saat ini sudah mendekati akhir-akhir tahun.

Disamping itu, B Lubis menjelaskan, dalam melakukan peneriman P3K ini, pastinya sesuai dengan kebutuhan pemerintah yang diperlukan.

Tentunya berdasarkan keahlian. Sebagai contoh kata B Lubis, misalnya tenaga penyapu jalan.

Pemerintah punya program untuk menjadikan Kab OKU harus bersih dan pemerintah membutuhkan waktu selama lima tahun, maka yang dibutuhkan tenaga penyapu jalan, akan dilakukan kontrak selama 5 tahun.

"Begitu juga dengan kebutuhan di dinas atau SKPD lain. Jadi P3K, ini direkrut berdasarkan keahlian dan waktu yang dibutuhkan. Bukan untuk selamanya, sampai usia tertentu," tegasnya.

Lebih dari itu, juga dipaparkan B Lubis, P3K ini, dalam penyeleksiannya nanti jika memang diterapkan, akan dibuka secara umum.

Siapapun bisa ikut bersaing sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan.

"Jadi P3K ini bukan untuk honorer. Bisa honorer jadi P3K, tetapi harus bersaing dulu," kata Lubis.

Berita ini bersumber dari Tribun Sumsel.
Share:

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.